Rapat Koordinasi Pembelajaran Berbasis TIK (E-Learning) Tahun 2018

Kamis, 11 Januari 2018

Dalam rangka penerapan pembelajaran berbasis TIK (E-Learning) pada SMA dan SMK Provinsi Bali, Gubernur Bali melakukan koordinasi dengan lembaga Pendidikan Tinggi yang memiliki kompetensi Bidang TIK sehingga diperoleh saran dan ide untuk kelancaran penerapan pembelajaran berbasis TIK (E-Learning) pada SMA dan SMK Provinsi Bali.

Hadir dalam acara ini yaitu:

1.    Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali

2.    Kepala Badan Pembangunan Daerah Provinsi Bali

3.    Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Provinsi Bali

4.    Fakultas Teknik Universitas  Udayana

5.    Fakultas Teknologi Pendidikan Undiksha Singaraja

6.    STMIK STIKOM Bali

7.    STMIK Denpasar

8.    STIKI Indonesia

9.    STMIK Primakara

10.PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.

11.Kepala UPT BPTEKDIK.TP Disdik Provinsi Bali

12.Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Provinsi Bali

13.Kepala Seksi TIKP UPT BPTEKDIK.TP Disdik Provinsi Bali

Gubernur Bali memimpin rapat koordinasi pada hari tersebut, Selasa, 9 Januari 2018 yang bertermpat di Ruang Rapat Gubernur Provinsi Bali dan memberikan arahan bahwa pendidikan di Provinsi Bali harus maju dan secepatnya mengejar ketinggalan dengan salah satu cara yaitu menerapkan pembelajaran berbasis TIK (E-Learning) pada SMA dan SMK Provinsi Bali. 

Kemudian dilanjutkan dengan paparan dari Kepala Dinas Provinsi Bali bahwa terdapat 354 sekolah SMA/SMK baik Negeri maupun Swasta di Provinsi Bali, dari jumlah tersebut terdapat 321 yang telah memberikan respon yang sangat luar biasa dan sudah membuat kelas maya di Internet untuk mendukung pembelajaran berbasis TIK (E-Learning) serta dukungan dari PUSTEKKOM Kemdikbud RI untuk mengembangkan konten Rumah Belajar di Bali yang diberi nama JEJAK BALI.

Kepala Dinas Komunikasi Infromasi dan StatistikProvinsi Bali memberikan penjelasan bahwa hasil koordinasi dengan PUSTEKKOM Kemdikbud RI terkait progres pengembangan aplikasi JEJAK BALI terus ditingkatkan untuk memberikan layanan akses yang maksimal kepada SMA dan SMK di Provinsi Bali.
 
 
   

Informasi