Potret RSBI dan SBI Bali

Kamis, 14 Oktober 2010

Berdasarkan PP. RI. Nomor 38 tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten / kota, yang menegaskan bahwa pemerintah daerah provinsi berwenang dalam pengelolaan satuan pendidikan dan / atau program studi bertaraf internasional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Karena itu maka pengembangan RSBI/SBI menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi melalui Disdikpora Provinsi. Dalam hal ini Disdikpora Provinsi Bali melalui Tim RSBI / SBI yang terdiri dari ; Prof. Dr. Wayan Maba ( Koordinator ), Drs. Made Suparma, M.Pd ( anggota ) dan Drs. I Wayan Suwira, M.Pd ( anggota ) telah melakukan serangkaian kegiatan pembinaan baik dilapangan maupun menyelenggarakan workshop interen Tim, workshop antara Tim RSBI / SBI dengan Kepala sekolah RSBI/SBI dan Disdikpora Kabupaten / Kota se Bali.
 
Dari rankaian kegiatan itu disimpulkan bahwa pelaksanaan RSBI/SBI selama 2004 – 2009 menunjukkan adanya berbagai perbedaan dan variasi yang sangat hetrogen. Mengatasi hal tersebut Disdikpora Provinsi Bali menyelenggarakan work shop penyusunan standar, Sosialisasi dan Evaluasi RSBI/SBI, tanggal 13 s/d 16 Oktober 2010 di Aula SMKN 3 Denpasar yang diikuti oleh 50 orang peserta dari Kepala Sekolah RSBI/SBI dan Disdikpora Kabupaten / Kota se Bali. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Drs. A.A.Ngr. Gde Sujaya, M.Pd mewakili Kadisdikpora Provinsi Bali. Kadisdikpora dalam sambutannya yang dibacakan Ngr. Gde Sujaya menyatakan, berbicara masalah layanan pendidikan dewasa ini sudah bukan saatnya lagi kita menyerahkan tanggung jawab hanya kepada pemerintah dalam hal ini dinas pendidikan saja, malainkan masalah pendidikan sudah menjadi tanggung jawab semua pihak.
 
Terkait kebijakan pemerintah dalam mengembangkan sekolah bersekala internasional, pemerintah akan memberikan pula peluang dan kesempatan kepada pihak – pihak swasta. Begitu pula kegiatan yang diselenggarakan ini sangatlah tepat, dalam rangka lebih memantapkan para pemerhati pendidikan, pelaku pendidikan dalam mempersiapkan dirinya berkompetisi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dari berbagai daerah dan dari bangsa lain di dunia. Adapun sekolah di Bali yang sudah menyandang predikat RSBI/SBI antara lain ; Di Kota Denpasar – SDN Tualangampiang, SD Muhammadyah II, SMPN 1 Denpasar, SMPN 3 Denpasar, SMAN 1 Denpasar, SMAN 3 Denpasar, SMAN 4 Denpasar, SMAN 5 Denpasar, SMKN 1 Denpasar dan SMKN 3 Denpasar. Di Kabupaten Buleleng – SDN 3 Banjar Jawa, SMPN 1 Singaraja, SMAN 1 Singaraja, SMKN 1 Singaraja dan SMKN 3 Singaraja. Di Kabupaten Karangasem – SDN 1 Karangasem, SMPN 2 Amlapura dan SMAN 2 Amlapura. Di Kabupaten Badung – SDN 4 Tuban, SMAN 1 Kuta Utara dan SMK Triatma Jaya. Di Kabupaten Bangli – SDN BI Bali, SMPN 1 Bangli SMAN 1 Bangli dan SMKN 1 Bangli. Di Kabupaten Tabanan – SMAN 1 Tabanan dan SMKN 1 Tabanan. Di Kabupaten Klungkung – SMPN 1 Klungkung dan SMAN 2 Semarapura. Di Kabupaten Jembrana - SMPN 1 Negara dan SMKN 1 Negara. Di Kabupaten Gianyar – SMPN 1 Gianyar, SMAN 1 Gianyar, SMAN 1 Ubud, SMKN 1 Sukawati dan SMKN 3 Sukawati, Sehingga secara keseluruhan RSBI / SBI tingakat SD di Bali berjumlah 6 SD, SMP – 8, SMA – 12 dan SMK – 10.
 
Pranata Humas Disdikpora Provinsi Bali // Man Pugra

 

 

Informasi