Kunjungan Gubernur Bali, MKKS SMA Jembrana, POSBali, Akademisi Bali dan SMP Negeri 12 Denpasar ke SMA Negeri Bali Mandara

Senin, 25 September 2017


Buleleng, (23/09) SMA Negeri Bali Mandara sebagai sekolah layanan khusus yang menerima siswa dengan syarat pertama yang harus dipenuhi adalah dari keluarga miskin, mendapat kunjungan dari Gubernur Bali, Bapak Made Mangku Pastika. Bersamaan dengan kunjungan Gubernur Bali ini juga mengajak serta dari POS Bali dan para Akademisi Bali. Pada hari yang sama pula, SMA Negeri Bali Mandara juga mendapat kunjungan dari Tim MKKS SMA Jembrana dan SMP Negeri 12 Denpasar.

Semua tamu kunjungan diterima di Aula SMA Negeri Bali Mandara oleh Kepala SMA dan SMK Negeri Bali Mandara didampingi guru dan pegawai serta siswa dari SMA dan SMK Bali Mandara.

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan persembahan tari penyambutan dari SMA Negeri Bali Mandara yang kemudian memberikan kalung bunga kepada para perwakilan kunjungan yaitu dari MKKS SMA Jembrana, POS Bali dan Akademisi Bali sebagai tanda selamat datang di SMA dan SMK Negeri Bali Mandara.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SMA Negeri Bali Mandara, yang dalam sambutannya mengatakan bahwa siswa yang diterima di SMA Negeri Bali Mandara adalah anak-anak yang dengan syarat pertama yang harus dipenuhi adalah mereka dari keluarga miskin kemudian mengikuti seleksi yang dilakukan hingga anak-anak calon siswa di terima bersekolah di SMA Negeri Bali Mandara.

Dalam acara ini, siswa SMA dan SMK Negeri Bali Mandara menggelar acara amal berupa penggalian dana dalam bentuk sumbangan kepada pengungsi erupsi Gunung Agung. Gubernur Bali sebelum tiba di SMA dan SMK Negeri Mandara juga menyempatkan melakukan kunjungan kepada para pengungsi di Desa Tembok dan Desa Les Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng.

Gubernur Bali, dalam sambutannya mengatakan bahwa SMA dan SMK Negeri Bali Mandara dibentuk dan didirikan sebagai upaya pemerintah Provinsi Bali untuk menerima dan mendidik siswa dengan syarat pertama adalah miskin yang kemudian mereka akan dididik dan dibina supaya bisa menjadi siswa yang cerdas, berprestasi serta mampu membanggakan keluarga dan sekolah tempat mereka mengikuti pendidikan. Gubernur Bali juga mengingatkan kepada siswa siswa SMA dan SMK Negeri Bali Mandara bahwa setiap butir nasi dan fasilitas yang mereka dapatkan adalah milik rakyat Bali yang harus dipertanggungjawabkan dengan baik oleh siswa SMA dan SMK Negeri Bali Mandara. Gubernur Bali berharap dengan perpindahan kewenangan SMA dan SMK ke Provinsi, Pemerintah Provinsi Bali dapat memajukan SMA dan SMK di Provinsi Bali.

Acara hari ini diakhiri dengan pembacaan doa dan makan siang bersama antara Gubernur Bali, Tim MKKS SMA Jembrana, POS Bali, Para Akademisi Bali serta siswa SMA Negeri Bali Mandara di kantin SMA Negeri Bali Mandara.
 
 
 
 
 
 
 


Informasi